Walikota Se-Asia Pasifik Terkesan Dengan Kampung Lawas Maspati

Salah satu peserta Growing Up Urban UNICEF senang ketika anak kampung lawas Maspati memakaikan udeng kota Surabaya. Photo : Norman Edogawa

Surabayastyle – Sebanyak 20 walikota se Asia Pasifik dan perwakilan dari Unicef terkesan dengan keramahan penduduk kota Pahlawan serta lingkungan yang  asri di Kampung lawas Maspati. Hal ini merupakan pengalaman tersendiri bagi mereka ketika mengunjungi kampung  di pusat kota Surabaya ini. Selasa (08/05/2018).

Kunjungan walikota se Asia Pasifik ke Surabaya yang merupakan peserta Growing Up Urban Unicef, merasa senang berkunjung ke Kampung Lawas Maspati. Mereka tak menduga bahwa ada kampung di kota metropolitan yang masih menjaga kelestarian alam serta budaya lokal diantara pesatnya pembangunan. Bahkan penduduk kampung tersebut juga memperhatikan  segi pendidikan dan kebutuhan bersosialisasi bagi anak melalui sarana permainan tradisional.

Perwakilan walikota se Asia Pasifik senang sekali bermain engkle sebuah permainan tradisional yang sampai saat ini dilestarikan penduduk kampung lawas Maspati. Photo : Norman Edogawa

Salah satu peserta Growing UP Urban Unicef merasa senang sekali diajak berkunjung ke Kampung Lawas Maspati, namun karena waktu yang disediakan Pemerintah Kota Surabaya cukup singkat untuk mengunjungi Delapan titik wisata di kampung ini. Sehingga mereka akan  berkunjung lagi suatu saat nanti untuk menikmati ragam kuliner tradisional milik UKM warga dan bermain bersama penduduk lokal.

“Beautiful kampung, kampung lawas is really beautiful, so green and everyone so friendly, and nice food and we play with the children, we had some delicious food and I even brought with me. So I tried later, It just  beautiful to see how the community to care of their own community, so clean, so it’s nice”, kata Karin Hulshof.

Salah satu gang di kampung lawas Maspati yang menjadi lokasi favorit pengunjung untuk ber swa foto. Photo : Norman Edogawa

Peserta Growing Up Urban Unicef yang diajak ke Kampung Lawas Maspati merupakan rangkaian kegiatan pertemuan walikota se asia pasifik,  salah Satunya membahas masalah pembangunan  anak dan pemenuhan kebutuhan anak. Ini yang ingin ditunjukkan Pemkot Surabaya kepada mereka bahwa kota terbesar Kedua setelah Jakarta tersebut berhasil menjadi kota ramah anak.

“Salah satunya yang kita bahas tadi didalam pertemuan itu bagaimana sih memenuhi kebutuhan anak, salah satunya Surabaya sebagai kota layak anak, maka kita sharing dengan para walikota di Negara tadi. Jadi disini loh (Maspati) anak-anak ini mereka mendapatkan pemenuhan kebutuhan hak anaknya, mulai dari pendidikan, hak kebebasan berekpresi, kebebasan keluarga mereka dan sebagainya”, pungkas Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP 5 A), Anti Sugiharti. (NE)