Uniknya Peragaan Busana Daur Ulang Di Atas Rel Kereta Api

Salah satu busana daur ulang yang ditampilkan oleh warga Kampoeng dolanan. Photo : Norman Edogawa

Surabayastyle – Ada yang terlihat berbeda dalam perayaan hari Ibu tahun ini. Puluhan Perempuan warga Kampoeng Dolanan di Jalan Kenjeran ini menggelar peragaan busana di rel kereta api menggunakan busana daur ulang. Minggu (24/12/2017).

Peragaan busana kreasi kaum Perempuan berbagai usia dari warga kampung yang berada di bantalan rel kereta Api stasiun Sidotopo Surabaya ini menjadi daya tarik bagi kampung lain untuk menyaksikannya.



Busana dari bahan limbah plastik tersebut di daur ulang oleh warga kampoeng dolanan yang ilmunya diajarkan gratis oleh salah Satu warga kampung Maspati Surabaya. Supaya lingkungan di sepanjang rel kereta api terlihat bersih sekaligus memberdayakan masyarakatnya untuk lebih kreatif.

“Lahannya ini lahan PT Kereta Api, dan kami paham, pada dasarnya  saat kita tinggal disini tujuannya pengen berkarya memanfaatkan fasilitas yang ada disini dengan segala keterbatasannya dan keterbatasan itulah yang membuat kita mempunyai ide yang tidak terbatas”, ujar pengelola Kampoeng Dolanan Mustofa Sam.

Meski tak bisa pose seperti model profesional, warga kampoeng dolanan tetap semangat membawakan busana daur ulang karyanya. Photo : Norman Edogawa

Busana daur ulang dipilih sebagai tema peragaan busana di atas rel kereta api, agar masyarakat yang tinggal di bantaran rel tersebut paham dan mengerti bahwa sampah di sekitar mereka dapat dimanfaatkan kembali dan mempunyai nilai ekonomis.

“Pada dasarnya daur ulang itu contoh ya plastic itu salah satu bahan yang susah dibumi hanguskan sehingga daripada dia dibu hanguskan maka lebih baik dikaryakan, dikaryakan dalam bentuk banyak hal, salah satunya kostum daur ulang”, tambah Mustofa. (NE)