Tukang Potong Difable Menginspirasi Puluhan Wanita Bhayangkari

Istri Kapolrestabes Surabaya (Kiri) didampingi Wanita Kemala Bhayangkari dan Kapolsek Tegalsari, terkesima melihat Bambang Sunarno tetap semangat memangkas rambut pelanggannya meski harus memegang alat bantu berjalan. Photo : Norman Edogawa

Surabayastyle – Puluhan Istri polisi dari jajaran Polrestabes Surabaya dan Polsek Tegalsari, mengunjungi dan memberikan bantuan kepada tukang potong difable, yang tidak bisa berjalan akibat polio. Sebagai wujud bantuan sosial dalam rangka merayakan hari jadi ke 38 Yayasan Kemala Bhayangkari. Selasa (17/04/2018).

Dipimpin Istri Kapolrestabes Surabaya Kombespol Rudi Setiawan. Puluhan Wanita yang mengenakan seragam Merah Muda ini berjalan kaki 50 meter  dari Polsek Tegalsari menuju tempat kerja Bambang Sunarno (56 Tahun) yang tidak mampu berjalan kaki akibat sakit polio sejak usianya 3 tahun, dan kini tetap pantang menyerah menjalani kehidupan sebagai tukang potong rambut anggota kepolisian yang bermarkas di Jalan Basuki Rahmat.

Kunjungan bertajuk Anjangsana ini merupakan bakti sosial Istri polisi yang tergabung di dalam Yayasan Kemala Bhayagkari untuk meringankan beban masyarakat tak mampu maupun kurang beruntung, dengan memberikan bantuan yang dibutuhkan mereka.

“ Yayasan Kemala Bhayangkari itu bergerak di bidang sosial dan pendidikan, jadi kami sangat concern terhadap masalah sosial, salah satunya dengan Pak Bambang ini. Kami merasa Pak Bambang ini dapat memberikan inspirasi kepada sesama, kepada masyarakat sekitar, kepada kita semua bahwa dengan kondisi dengan keterbatasan beliau yang ada, beliau bisa berkarya dan membantu sesama”, urai Istri Kapolrestabes Surabaya, Diana Rudi.

Bambang Sunarno merasa bahagia mendapatkan bantuan berupa peralatan cukur terbaru untuk menunjang kinerjanya memangkas rambut pelanggannya yang kebanyakan anggota polisi. Karena alat cukur lama miliknya sudah kurang layak pakai.

“Alhamdulilah bisa membantu kelancaran potong Saya, dan bantuan ini sudah lama alat Saya rusak”, singkat Bambang sambil menitikkan Air Mata. (NE)