Terapi Menari Bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Mamik Sudari (Jilbab Merah)  ketika memotong kue tart dalam hari jadi ADP ke 11 Tahun.  Photo : Norman Edogawa 

Surabayastyle – Merayakan hari jadi ke 11 tahun Army Dance Performance (ADP). Seluruh siswanya menunjukkan kebolehan menarinya termasuk Anak Berkebutuhan Khusus agar mereka merasa percaya diri seperti lainnya.

Digelar pada Sabtu (03/03/2018) di Pakuwon Mall. ADP memberikan kesempatan kepada siswanya yang berkebutuhan khusus seperti Tuna Rungu dan Tuna Wicara agar tidak kalah dengan siswa lainnya.

Founder ADP, Mamik Sudarsi menjelaskan bahwa di akademi tarinya ada beberapa siswa berkebutuhan khusus. Dengan tarian dan iringan musik, seni tari ini dapat menjadi terapi tersendiri bagi mereka untuk menambah percaya diri meski memiliki kekurangan.

“Tujuannya biar mereka tidak merasa kekurangan yang lebih. Karena anak-anak berkebutuhan khusus mempunyai cita-cita yang sama dan mempunyai impian yang sama seperti lainnya seperti kita” tandas Mamik.

Dirinya tidak asal bicara bahwa Anak Berkebutuhan Khusus tidak bisa berkarya di bidang seni tari. Siswanya bahkan selama belajar menari di ADP telah menjadi tim inti di akademi tari ini.

“Ada juga dari sini yang sudah menjadi tim inti ADP, dia berkebutuhan khususnya tuna wicara sama tuna rungu, tapi Alhamdulillah ternyata menari itu, seni itu jadi terapi buat dia, sekarang semakin bagus menarinya, semakin bisa dikenal, ternyata seni sangat berguna buat dia”, pungkas Mamik Sudarsi. (NE)