SD Muhammadiyah 4 Pucang Ajak Mahasiswi Mesir Belajar Karawitan

1

Kedua mahasiswi Mesir mendapatkan arahan bermain musik karawitan dari Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya. Photo : Norman Edogawa

Surabayastyle –Indonesia dengan  beragam kekayaan budayanya, mampu menjadi daya tarik bagi orang luar negeri untuk mempelajarinya. Termasuk Dua mahasiswi Mesir yakni Menna Hussam dan Farida Sherif yang tengah magang di Sekolah Dasar Muhammadiyah (SDM) 4 Pucang Surabaya. Kamis (3/08/2017).

Bekerja sementara waktu sebagai guru bahasa Inggris di sekolah tersebut,  sekaligus dalam rangka Cross Culture Understanding. Jadi dimana mereka juga akan mengenalkan budaya Mesir kepada murid disana. Pihak SDM pun tengah mengenalkan budaya Indonesia salah satunya berupa musik budaya khas Indonesia yaitu Karawitan.

“Musik gamelan tradisional unik sekali dan di Mesir juga tidak ada. Kami ingin mengenalkan budaya tradisional Indonesia yang juga tidak kalah dengan budaya budaya asing. Dan ini adalah sebagai bentuk ikatan emosional antara 2 tamu dari Mesir ini dengan sekolah kami”. Kata Kepala Sekolah SDM 4 Pucang Surabaya Edi Susanto.

Kedepannya dari pembelajaran musik karawitan ini, bisa terjalin kerjasama dengan baik antara pihak sekolah dengan Mesir. Jika diundang kesana untuk unjuk kebolehan dalam bidang pertukaran budaya dan pendidikan, maka SDM 4 Pucang Surabaya siap melaksanakannya.

“Siap sekali kalu kita diundang ke Mesir dan itu menandakan bahwa SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya sudah go Internasional. Fungsinya adalah sebagai pemahaman silang budaya atau Cross Culture Understanding”, tambah Pria murah seyum ini.

Bagi Kedua mahasiswi ini, sangat menyenangkan belajar musik Karawitan bersama murid SDM 4 karena dari lantunan alat music tersebut sangat menenangkan. Kedepannya mereka akan belajar lebih giat dan menjadi ahli bermain musik tradisional Indonesia ini.

“Ini budaya yang berbeda dan terasa tua tapi saya menyukainya,  serasa menemukan kedamaian. Musik ini sangat menyenangkan untuk dimainkan dan saya ingin menjadi pemusik Karawitan yang handal”. Ujar Farida Sherif dalam Bahasa Inggris yang diterjemahkan ke Bahasa Indonesia.(NE)