Rocklaw Ajak Komunitas Rock Surabaya Saling Gandeng Tangan

DODON Rocklaw_3968--pra

Dodon tampil saat merayakan ulang tahun ke 8 Rocklaw di salah satu Pub ternama di Surabaya. Photo : Pram

Surabayastyle – Ratusan rocker merayakan hari jadi komunitas Rocklaw ke 8 tahun, dengan memenuhi ruangan Colors Pub and Restaurant, Selasa (23/05/2017). Acara ini juga sebagai ajang silahturahmi antar pemusik senior dan yunior lintas generasi, agar jarak antara mereka tidak semakin melebar dan tak melupakan sejarah.

Komunitas Rocklaw yang merupakan sebuah forum komunikasi antar musisi Surabaya dan Jawa Timur, mengharapkan musisi senior memberikan suri tauladan kepada generasi muda melalui karya mereka.

“Musisi yang pernah Berjaya dan masih eksis sampai sekarang, Kita beri support dan memberikan suri tauladan kepada generasi muda, jadi kenapa itulah rocklaw tidak meninggalkan musisi yang lama-lama, jadi apalagi kita tahu Surabaya barometer music rock Indonesia”, ujar Ketua Rocklaw, Dodon.

Kedepannya Rocklaw menginginkan komunitas rock di Surabaya bergandeng tangan membuat event musik metal yang menjadi agenda tahunan seperti di Solo, dan Jakarta.

Tentunya langkah ini sebagai sebuah pembuktian bahwa dunia musik kota Pahlawan belum mati seperti anggapan yang sering dihembuskan.

“Ayo bareng-bareng membuat sebuah event membuktikan Surabaya belum mati, Jakarta punya Hammersonic, Solo punya Rock In Solo, Surabaya belum punya sesuatu yang kita banggakan, mari kita sama-sama bergandengan tangan”, tambah Pria tambun yang juga menjabat Ketua Harian Surabaya Community chapter Pahlawan ini.

Dengan hadirnya Rocklaw sebagai sebuah forum komunitas sangat berguna sekali dan harus dijaga keberadaannya, karena band tanpa komunitas maka akan selesai. Hal ini diungkapkan pentolan Power Metal.

“Rocklaw itu adalah suatu komunitas yang harus tetap dijaga, karena tanpa ada komunitas maka susah, semuanya harus ada komunitas di era sekarang, band tanpa komunitas, nonsense atau sia-sia”, ungkap Lucky. (NE)