Quality Time Berpengaruh Baik Bagi Anak

1

Elisabeth Santosa (Dua dari Kanan) saat di pembukaan acara Lactogrow di Surabaya beberapa waktu lalu. Photo : Norman Edogawa

 

Surabayastyle – Waktu berkualitas untuk keluarga merupakan salah Satu faktor penting bagi membangun karakter anak supaya berperilaku baik dan jujur.  Karena semua manusia pada dasarnya memerlukan perhatian baik orang dewasa maupun anak kecil. Jika kurang perhatian maka beberapa peristiwa dapat menjadi contoh buruk.

Salah satunya seperti peristiwa Tiga siswa sekolah dasar yang mengarang cerita menjadi korban penculikan di lingkungan sekolahnya dan menjadi viral di media sosial, setelah Kepolisian melakukan pemeriksaan dapat disimpulkan bahwa cerita Mereka ternyata HOAX.

Untuk itulah perhatian antar anggota keluarga perlu dijaga frekuensinya, meski orang tua mempunyai kesibukan masing-masing, namun jangan sampai si anak kurang mendapatkan perhatian. Hal ini diungkapkan Psikiater anak, Elisabeth Santosa.

“Pada dasarnya  semua manusia anak kecil dewasa butuh perhatian, dengan kita memberikan perhatian mereka merasa dihargai, merasa dikasihi, kalau anak tumbuh dengan cinta, dia bisa menyerap semua pelajaran, informasi”, kata Elisabeth.

Kurangnya Orang tua memberikan perhatian pada anak karena mengejar materi tanpa memperhatikan kebutuhan anak berupa kasih saying melalui berkomunikasi, dapat berdampak buruk bagi tumbuh kembangnya untuk jangka panjang.

“Saya melihat banyak perilaku kejahatan, kekerasan, itu didasarkan karena anak itu tidak tumbuh dengan kasih sayang, sehingga itu menjadi luka, trauma buat dia di masa depan”, tambah Psikater cantik ini.

Orang tua jaman sekarang  banyak beralasan tidak  punya waktu untuk memberikan perhatian yang diperlukan anak, padahal dengan kecanggihan teknologi komunikasi, harusnya Quality Time dapat terus dijaga apapun kondisinya.

“Gak ada tuh yang namanya alasan sibuk, kita tinggal di jaman di era teknologi dimana yang jauh bisa jadi dekat kok, masa yang dekat jadi jauh, itu memang orang yang gak bener maksud saya, dan dari dalam orang tuanya untuk punya keinginan dan memprioritaskan ini loh kebutuhan anak”, pungkasnya. (NE)