PT. Indofarma Hadirkan Kosmetik Korea Berkualitas Ke Indonesia

Herry Triyatno, Finance & Human Capital Director PT. Indofarma (Tengah) ketika menghadiri acara customer gathering di salah satu hotel bintang Lima di Surabaya

Surabayastyle – Guna meningkatkan kerjasama lebih baik dan menambah kontrubusi kepada Negara. PT. Indofarma (Persero) Tbk, akan merambah dunia kosmetik yang didatangkan langsung dari Korea selain menyediakan produk obat generik yang terjangkau untuk masyarakat.

Dunia kosmetik merupakan pangsa pasar potensial bagi PT. Indofarma, Tbk, untuk meningkatkan omset disamping penjualan obat generik selama ini. Diharapkan kedepannya dengan membidik kosmetik berkualitas dari Korea  namun harganya terjangkau. Perusahaan BUMN ini dapat meraup pendapatan sebesar Rp. 1,2 Trillun.

Hal ini diungkapkan Herry Triyatno, Finance & Human Capital Director PT. Indofarma sesaat sebelum membuka acara Customer Gathering di Hotel Shangri-La Surabaya. Sabtu (12/05/2018).

“Kedepan kita mempunyai visi yang jauh lebih besar lagi, tidak hanya bertumpu pada produk-produk generik, kita akan masuk ke produk yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat diluar generik. Disamping itu kita mulai membidik untuk membangun pasar kosmetik”, ujar Herry Triyatno.

Perusahaan BUMN di bidang obat-obatan ini berencana meluncurkan produk kosmetik di akhir tahun 2018 yang bekerjasama dengan produsen kosmetik ternama di Korea.

“Kira-kira akhir tahun ini dari Korea, jadi kemarin kita sudah launching di Kementerian Negara BUMN. Partner kita Ing Soong, karena mereka sudah sangat unggul di dalam industri kosmetik. Tahu sendiri kan di Korea ini memang salah Satu pioneer untuk kosmetik di Dunia”, tambah Herry.

Meski bekerjasama dengan perusahaan asing. PT. Indofarma tidak hanya ingin mengimpor produk kosmetik dari Korea. Namun mereka akan memproduksi sendiri produk tersebut di Cibitung, Jawa Barat. Agar harga kosmetik yang dijual perusahaan BUMN ini dapat dijangkau semua lapisan masyarakat bahkan mengekspornya

“Karena mereka sudah mempunyai expertise (Keahlian) disitu, kita mempunyai pabrik di Cibitung kita manfaatkan nanti, tetap untuk sementara kita masih merefer pada mereka, dan barangkali juga nanti kita mempunyai obsesi tidak hanya kita pakai untuk domestic, tetapi produk-produk yang ada di Indonesia itu bisa kita ekspor”, pungkas Herry Triyatno. (NE)