Pengusaha Kaos Anak Rambah Dunia Musik

Surabayastyle – Menjadi seorang perantauan asal Padang, Sumatra Barat menuju pulau Jawa bagi Robby Andri atau lebih dikenal Bakoy  merupakan tantangan yang harus ditaklukan meski  modal yang dipunyai cukup minim. Setelah sukses menjadi pengusaha kaos Anak, dirinya kini merambah dunia musik dengan mengeluarkan mini album.

Setelah harus menunggu sekitar 11 tahun. Bakoy akhirnya berhasil meluncurkan mini albumnya sendiri, walaupun dirinya tidak memiliki latar belakang musisi sehingga menemukan beberapa kesulitan dalam pembuatan lirik sampai proses recording di Bandung dan Jakarta. Dirinya optimis Kelima singlenya tersebut yang menceritakan pengalaman pribadi selama merantau, dapat diterima pecinta musik Indonesia dan menjadi penyanyi professional.

“Harapanku seperti itulah, harapanku pasti, ya walaupun aku seorang pengusaha kecil-kecilan diluar ini, tapi ya tetap semua yang kukerjakan, semua yang kulakukan mau itu musik, bisnis ya bagiku aku pengennya professional”, ujar Pria penyuka bir hitam tersebut.

Judul mini albumnya tersebut masih dirahasiakan oleh Bakoy, namun single berjudul Jangan Sok Jual Mahal menjadi andalannya untuk mengenalkan lagu ciptaannya lainnya seperti Qona’ah, Punyamu itu Punyaku, Beda dan Simple ciptaan Yana Marvels.

Selain berharap musiknya dapat diterima masyarakat, lirik lagunya dapat memotivasi pendengarnya karena liriknya lebih ke tema lika-liku kehidupan dan membentuk sebuah karakter dengan mempunyai prinsip hidup serta berani berhasil. Sepert kaos bersimbol Bintang Merah  yang selalu dipakai Bakoy. (NE)