no comments

Pamerkan Karya Terbengkalai Untuk Dinikmati Masyarakat

1

Purjito memamerkan karyanya yang lama tersimpan untuk dinikmati masyarakat Surabaya. Photo : Norman Edogawa

Surabayastyle – Menjadi idealis dalam membuat karya seni seperti lukisan atau patung,  merupakan sebuah nilai tersendiri bagi seniman tersebut, meski karya tersebut lama terbengkalai dan tidak terpublikasikan. Termasuk karya Purjito bertema “Di Balik Senyap” yang dipamerkan di Galeri House Of Sampoerna (HoS) , mulai 14 Juli – 5 Agustus 2017.

Sebanyak 40 karya Purjito yang merupakan perjalanan kontemplasi seniman kenamaan Yogyakarta mulai tahun 1992 sampai 2017 ini,  menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Karena beberapa diantaranya adalah koleksi pribadi dan tidak pernah terekspose ke publik. Hal itulah yang mendorong Humas HoS, memamerkan hasil seni Purjito.

“Saya pada waktu ke galeri Purjito di Jogja, Saya cukup terpesona , namun pada sampai Satu sudut ruang, Saya lihat beberapa lukisan yangtergolek dan tidak dalam Satu perawatan yang jelas, tapi itu menjadi daya tarik tersendiri, karena itu terkesan adalah lukisan lama dan namun ada kesamaan model dengan patung Purjito”, ujar Ina Silas, Humas Hos

Bagi Purjito, pameran di HoS Surabaya, merupakan ajang lepas rindu dengan warga kota Pahlawan, karena bisa menyapa masyarakat dengan bahasa seni.

“Jadi ini Silahturahmi dengan bentuk karya, tidak dalam kalimat lain, karena  bahasa Saya sangat luas dan lengkap disini, mudah-mudahan jadi daya apresiasi yang tinggi bagi masyarakat”, ujar Purjito.

Karya lukis dan patung berjudul, Menanti Sang Fajar, Berdoa Di Peinggiran Pantai, Rumangsa, Menanti Pacar, Menanti Dewi Sri, Sang Proklamator, bahkan patung berbentuk superhero Thor dan suku Indian,menjadi incaran pengunjung HoS, untuk berelfie maupun Wefie. (NE)

Reply