Metamorfosis Surabaya Community Pahlawan Menjadi Forum Lintas Komunitas

Peserta Family Gathering yang digelar Surabaya Community Pahlawan foto bersama berlatar pegunungan. Photo : Norman Edogawa

Surabayastyle – Surabaya Community Pahlawan  (SCP) untuk Ketiga kalinya menggelar Family Gathering di Pacet, Mojokerto, Jawa Timur.  Kegiatan ini selain untuk merekatkan silahturahi antar anggotanya juga sebagai forum komunikasi lintas komunitas.

Ketua SCP, Dodon mengungkapkan bahwa kegiatan Family Gathering selama 2 hari, kali ini diikuti perwakilan komunitas lain, seperti Musang Lovers Indonesia, Gerakan Menolak Tua, Mustang Surabaya, komunitas Pajero Surabaya, Kopi Rocker 86. Sehingga SCP diharapkan dapat menjadi wadah komunikasi lintas komunitas dan dapat menghapus jarak antar mereka serta merekatkan tali silahturahmi sebagai Arek Surabaya.

“Karena SC Pahlawan itu adalah forum , jadi semua bisa diterima , jadi kita gak kepingin ada sebuah pengkotak-kotakan, di dalam SC Pahlawan itu gak ada pengkelompok-kelompokan, jadi lintas forum atau komunitas itu bisa masuk. Jadi yang penting itu kita itu niat tulus untuk menjalin silahturahmi”, ujar Dodon.

Komunitas yang mempunyai slogan Seduluran Sampek Matek atau Bersaudara Sampai Mati ini diisi oleh anggota dengan beragam latar belakang, sehingga dengan adanya Family Gathering 3 tersebut. SCP mampu menghilangkan jarak antar komunitas di Surabaya.

Bahkan salah satu peserta acara  yang digelar di Pacet tanggal 10 sampai 11 Maret 2018 merasa senang mengikuti kegiatan ini. Karena suasananya sangat berbeda dibanding komunitas yang diikutinya kebanyakan anggotanya anak muda. Namun dirinya berharap untuk kedepannya generasi muda dilibatkan dalam aktivitas semacam ini, agar jarak atau kesenjangan komunikasi antara remaja dan orang dewasa dapat direduksi.

“Kalau kekeluargaannya hampir sama, cumin pesertanya sangat beda, bedanya kalau di musang lover kebanyakan kawula muda, kalau disini di SC, kawula muda belum dilibatkan, kebanyakan masih yang senior-senior. Kalau bisa kawula muda juga dilibatkan”, kata Kunti Iftitah dari Musang Lovers Indonesia.

Sekitar 90 peserta yang mengikuti acara selama Dua hari dengan acara santai seperti karaoke, bercengkerama antar anggota komunitas agar saling mengenal dan menggelar api unggun. Di pagi harinya mereka diajak berjalan kaki menikmati suasana pedesaan yang sejuk di Pacet, Mojokerto. (NE)