Menjadi Pengusaha Sukses Start Up Digital Itu “Salah”

Budianto Wu (Tengah Berkacamata) dan Surabaya Bisnis (Surabi) foto bersama selepas acara talkshow bertema Business Cycle. Photo : Norman Edogawa

Surabayastyle – Tiap tahun tak sedikit  Start Up Digital muncul, namun banyak pula yang gulung tikar karena konsep awal  berpikir menjadi pengusaha adalah untuk sukses. Cara pikir seperti itulah membuat pengusaha pemula akhirnya berhenti di tengah jalan karena tak siap gagal. Hal ini dijelaskan Budianto Wu. Direktur PT. Wira Sada Lestari ketika menjadi pembicara talkshow Surabaya Bisnis (Surabi) bertema Business Cycle di Satu Atap Co-Working. Senin (23/04/2018).

“Kebanyakan orang memulai suatu bisnis itu mikirnya selalu bayangannya adalah sukses, terus mikirnya modalnya adalah uang. Padahal bisnis itu menurut saya adalah sebuah proses perjalanan hidup yang gak mudah”, ujar Budianto Wu.

Memulai bisnis itu adalah dunia penuh resiko tanpa jaminan sukses, inilah yang tak dipahami pengusaha Start Up Digital. Budianto menggambarkan perjalanan Facebook untuk meraih kesuksesan seperti sekarang ini menjadi media sosial terkemuka di Dunia. Banyak orang tak tahu bagaimana Mark Zuckerberg rela menghabiskan waktu 20 jam sehari untuk mengembangkan usahanya. Sehinggga menjadi pengusaha itu harus rela  tak menjalani kebiasaan yang disukainya.

“Seorang Enterpeneur bisnis pengusaha itu ya,  gak bisa menjalani  kebiasaan yang dia suka, jadi kayak Mark Zuckerberg, kalau baca awal-awal, dia 20 jam Satu hari mikirin Facebook aja, bikin coding ini itu. Nah ada gak orang yang mau Spent (Menghabiskan) 20 jam Sehari. Gak ada jaminan sukses loh itu, tapi kalau Mark mau dan kebetulan sukses kemungkinan itu besar tapi berapa orang yang mikirnya seperti itu.  Untuk Start Up ini selalu mikirnya dia pengen memulai bisnis digital yang dapat uang padahal itu salah menurut saya. Yang benar adalah bisnis itu harus bisa memberi manfaat untuk orang lain, keuntungan itu datang belakangan”, urai Pria yang pernah menjadi distributor terbaik Ceres tahun 2009 – 2012.

Ide bisnis Start Up Digital milik pemuda jaman sekarang banyak yang bagus dan berguna bagi orang lain, namun saat dimulai dan di tengah jalan mengalami rintangan yang merupakan siklus bisnis tak pernah selesai, akhirnya banyak  pengusaha digital yang tutup usaha sebelum bisnisnya menjadi besar.

Menurut Founder Surabi, memiliki modal membuka usaha digital memang penting tapi uang  bukanlah segalanya untuk menjadi solusi atas permasalahan bisnis yang pasti dihadapi pengusaha. Namun sebagai pelaku bisnis harus mempunyai mental dan cara berpikir baik agar menjadi ruh bagi bisnisnya.

“Sering kali mereka merasa kurang modal dan butuh modal lebih, padahal modal itu tanda Tanya, dalam arti saat mereka digerojok modal yang banyak tapi tidak bisa mengalokasikan dengan tepat pun akan selalu kurang. Jadi modal itu sebenarnya bukan Satu-satunya  jalan keluar bagi orang itu untuk bisa mewujudkan bisnisnya. Tetapi bagaimana kita itu sebagai pelaku bisnis memahami dan mengerti Soul (Ruh) entrepreneur itu seperti apa, dan jangan lupa menjadi pengusaha itu punya tanggung jawab untuk menghidupi lingkungan di sekitar kita, gak usah jauh-jauh dulu gitu, bagaimana kita bisa membantu meningkatkan kesejahteraan orang di sekitar kita”, jelas Dwie Ratna Winarsih.

Permasalahan merupakan proses perjalanan bisnis yang pasti dihadapi pengusaha, namun itu bukanlah sebuah halangan untuk berhenti berjuang mewujudkan mimpi tersebut, selama orang tersebut mau selalu belajar dan mengerti.

“Business Cycle itu tidak bisa selalu mulus, pasti ada hambatannya. Dan bahwa hambatan itu tidak selalu harus berhenti memperjuangankan mimpi Anda, memang kita harus realistis bisa mengukur tapi juga harus mengukur dengan cara yang tepat, bagaimana cara mengukurnya pun nanti kita akan kita ajarkan di sesi b=Business Cycle yang berikutnya”, tambah Wanita cantik ini.

Tak salah memang generasi muda melirik usaha digital sebagai keinginan meraih kesuksesan, namun membuka usaha konvensional juga bukanlah pilihan buruk untuk mendapatkan keuntungan dan menjadi pengusaha sukses di kemudian hari. (NE)