Mengedukasi Seniman Tato Dan Konsumen Lewat Holometabola

Membuat tato itu harus memenuhi standar operasional agar seniman tato dan konsumen tidak ada yang dirugikan di kemudian hari. Photo : Norman Edogawa

Surabayastyle – Tato sebagai trend di kalangan masyarakat modern, diminati oleh sebagian besar orang yang ingin merajah tubuhnya dengan beragam gambar. Namun tak banyak yang mengetahui bahwa untuk mentato itu harus memenuhi standar keamanan baik dari tinta maupun peralatannya. Sehingga komunitas tato Kota Pahlawan  menggelar Holometabola Tattoo Art 2018 di Gozadera Jalan Sriwijaya Surabaya. Sebagai ajang edukasi bagaimana membuat tato yang aman. Minggu (01/04/2018).

Kegiatan Holometabola yang berarti perubahan sempurna, bertujuan untuk membahas teknik dan keahlian membuat tato sesuai Standard Of Procedure (SOP), agar tato artis maupun pelanggan merasa aman dan nyaman. Karena selama ini tidak banyak yang mengetahui bahwa jarum mesin tato maupun tintanya itu mempunyai masa kadaluarsa. Hal ini diungkapkan ketua panitia Holometabola.

“Jarum itu steril ada kadaluarsanya, tinta juga steril ada kadaluarsanya semua. Kita sebagai tato artis juga memperhitungkan itu semua, bukan hanya sekedar bikin tato, jadi tahu standard tato itu kayak gini”, ujar Arie Meilazanda.

Selain menggelar seminar mengenai standard operasional membuat tato supaya seniman merajah tubuh serta konsumen tidak ada yang dirugikan di kemudian hari. Acara ini juga diramaikan dengan pertunjukkan musik dari band indie lokal Surabaya, pembuatan tato di tempat serta sexy dancer. Sehingga pengunjung Gozadera mendapatkan sajian berbeda pada hari tersebut. (NE)