Mantan Atlit Nasional Terharu Mendapat Bantuan Modal

ATLIT

Direktur Keuangan PT Telkom Indonesia Tbk, Harri Zein memberikan secara simbolis bantuan kepada mantan atlit Nasional. Photo : Norman Edogawa

Surabayastyle – Air Mata Tatie Rahayu Indahwati Suparto, seorang mantan atlit senam Nasional seketika mentes di pipinya saat memberikan pidato singkat didepan puluhan orang yang menyaksikan penyerahan secara simbolis oleh PT. Telkom dan Lima BUMN berupa bantuan dan pembinaan kepada 11 mantan atlit Indonesia yang tak pernah mendapatkan bantuan dari Pemerintah. Selasa (16/08/2016).

Penyerahan yang berlangsung di kantor PT. Telkom Jalan Ketintang 156, Surabaya, membuat haru 11 mantan atlit Indonesia, pasalnya selama mereka menjadi atlit dan pernah mengharumkan nama bangsa di kancah internasional lewat Sea Games. Baru Pertama kali ini Mereka mendapatkan bantuan setelah pensiun.

Hal ini diungkapkan Tatie Rahayu Indahwati Suparto, yang di usia senjanya tetap beraktifitas berjualan nasi penyet di kawasan Kedurus Dukuh Surabaya. Padahal saat dirinya aktif menjadi atlit pernah menjuarai lomba menyelam dan renang  dan menjadi yang terbaik pada masa itu.

“Alhamdullilah kali ini dapat bantuan dari BUMN, gak pernah pemerintah memberikan bantuan, maka kami sangat senang mendapatkan bantuan seperti ini”, ujar Tatie.

Hal senada diungkapkan mantan atlit difabe l yang pernah mendapatkan medali emas di Kobe Jepang, dan mengucapkan Terima Kasih kepada PT. Telkom dan Lima BUMN lainnya.

“Ini adalah penghargaan yang pertama di Jawa Timur ini, Maka Sata ucapkan terima kasih atas bantuan berupa pendanaan modal dan pembinaan”, kata Achmad Mozayin.

Bantuan berupa pendanaan modal dan pembinaan usaha bagi mantan atlit nasional yang  diseleksi dengan ketat oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jawa Timur dan KONI Jatim, merupakan rangkaian program PT. Telkom dan BUMN lainnya hadir untuk Negeri dalam rangka merayakan kemerdekaan Indonesia.

“Penghargaan ini sebagai bentuk kepedulian PT Telkom kepada mantan atlet Jatim yang berprestasi di even nasional dan internasional. Kami berterima kasih kepada Dispora dan KONI Jatim yang turut membantu memberikan nama-nama mantan atlet nasional ini,” tegas Direktur Keuangan PT Telkom Indonesia Tbk, Harri Zein.

11 mantan atlet berprestasi di level Nasional di era 1975 hingga 1990, yang mendapatkan bantuan tersebut,  yakni :  Wongso Suseno (petinju), Sinyo Supit (tenis meja), Tati RI Suparto (renang/diving), Suharto (balap sepeda), Sujatmiko (angkat berat), Minto Hadi (tinju), Indra Cahyono (atletik),  Amin Al Wachiyah atlet Fespic Game (difabel), Nuryatim atlet Fespic Game(difabel), Teguh Santoso (difabel dan Ahmad Muzayin (difabel).  (NE)