Kemandirian Pangan Di Lahan Sempit

Surabayastyle – Asosiasi Mahasiswa Pemuda Nusantara (Ampura) Surabaya menggelar sharing dan simulasi pola tatanan sehat dan amanah (PTSA) bagi mahasiswa dan pemuda Surabaya, Minggu (1/4/2018).

Digelar di halaman masjid Baitur Rozak SIER. Dihadiri sejumlah mahasiswa, karang taruna dan tokoh masyarakat juga anggota kepolisian.

Bertema peran pemuda dalam kemandirian pangan melalui PTSA. Mengundang Agus k dan jefri tim BKT bidang kerabat tani jatayu pomosda sebagai pembicara.

Tak hanya membahas aksi nyata untuk mewujudkan kemandirian pangan bagi remaja Indonesia, di acara ini juga dibahas bagaimana mengolah lahan perkotaan dengan sistem PTSA.

Serta dilakukan simulasi penyiapan media tanam untuk mengolah tanaman dengan memanfaatkan lahan sempit.

Menurut M. Fadeli selaku pembina Ampura Surabaya. Program ini merupakan bagian integral dari aksi kemandirian pangan Bapak Kiai Tanjung Imam Jatayu Pomosda. Pemberdayaan masyarakat mandiri menuju nusantara bangkit.

“Bahwa pola hidup sehat tidak harus mahal dengan tanaman sela di pekarangan sempit pun bisa jadi melalui urban farming”, jelas Fadeli.

Tak hanya menggelar seminar, anggota Ampura juga diajak praktik menanam sayur sehat di Polybag, vertykultur dan rak kolam lele, agar mereka memahami bagaimana mewujudkan kemandirian pangan sebagai bentuk pola hidup sehat. (NE)