Kapolrestabes Surabaya : Kecelakaan Lalu Lintas Itu Bukan Takdir

super lantas

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. M. Iqbal saat meluncurkan program Super Lantas di Taman Bungkul. Photo : Norman Edogawa

Surabayastyle – Tingginya korban kecelakaan  pada 2016 lalu yang mencapai hampir 2000 korban meninggal Dunia diseluruh wilayah Indonesia, akibat tidak patuhnya pengendara bermotor. Menjadi perhatian serius Satlantas Polrestabes Surabaya. untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas diluncurkan program Super Lantas (Smart Riding).

Kapolrestabes Surabaya, Kombespol M.Iqbal yang meresmikan program tersebut di Taman Bungkul, Minggu Pagi (12/02/2017), menjelaskan bahwa kecelakaan lalu lintas (lalin) dan mengakibatkan korban meninggal dunia itu bukanlah takdir, melainkan kecerobohan dan kelalaian pengendara motor akibat tidak mentaati peraturan di jalan.

Karena efek domino dari kecelakaan lalin dapat menyebabkan gangguan keamanan dan sosial. Contoh singkatnya jika seorang kepala keluarga meninggal dunia di jalan karena tidak mentaati peraturan lalu lintas, dan meninggalkan anak serta istri yang tidak bekerja, maka kemungkinan Mereka akan memilih jalur kriminal untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Inilah yang harus dipahami masyarakat.

“Saya ingin mengajak semua stake holder bahu membahu serius untuk membenahi Republik Indonesia khususnya Surabaya menjadi barometer tentang berlalu lintas terutama keselamatan berlalu lintas”, ujar Kombespol  M.Iqbal.

Pria yang pernah menjabat Kasatlantas Polrestabes Surabaya ini menambahkan bahwa program Super Lantas akan disosialisasikan ke sekolah, perkampungan maupun instansi supaya angka kecelakaan lalu lintas dapat ditekan semaksimal mungkin. Tentunya ada Punishment and Reward bagi masyarakat yang melanggar maupun mentaati peraturan lalin seperti pemakaian helm, pemakaian motor sesuai spesifikasi dan lain-lain.

“Kita tidak ingin angka kecelakaan  dan  mati sia-sia di jalan karena di dalamnya ada generasi penerus, ada calon presiden, calon kapolrestabes, mari Kita betul-betul aware terhadap keselamatan berlalu lintas dan menjadi tanggung jawab bersama, mari Kita antisipasi”, pungkas mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini. (NE)