Jiwa Yang Lelah

DSCF5157n

photo : Dok.

 

Daku merana, terluka

Berisi lara penuh nanah

Marah aku pada dunia

Tentang ketidakadilan-Nya

 

Beradu kencang gemuruh nestapa

Jauh dalam jiwa

Patahkan hati, sesakkan dada

Kenapa tak ‘ku peroleh bahagia

Mataku memburam air mata

Embun bertetesan di celah jendela

 

Ombak yang mengalir indah

Akankah tenangkan jiwa?

Bak kata pepatah

Tak jemu-jemu seperti ombak memecah

Akankah menuai buah?

Biji yang tertanam oleh butiran tawa

 

Entah mengapa sang senja

Mulai lelah untuk menyapa

Senyumnya hilang tak berwarna

Tergantikan redup cahaya

Yang datang membawa petaka

 

Akankah hilang sang amarah

Oleh tawa bahagia

Bagai burung terbebas dari sangkarnya

Bagai buruan yang gagal dimangsa

 

Kisahku tidak langka

Tidak juga mudah

Aku tak sebaik yang kau kira

Sifatku mudah berubah

Karena hati telah ternoda

Belenggu masalah sesatkan jiwa

Merasuk dalam kalbu tanpa suara

Membunuh kewarasan seketika

Membuang akal sehat di kepala

 

Kau tak perlu bertanya

Berapa sering aku berdarah

Menyayat luka di telinga

Seperti merobek sebuah majalah

Mampu membuatku tertawa

Senam menyegarkan wajah

 

Puisi karya : Nabilla Rizky (Admin)