Gus Ipul Luncurkan Buku Perubahan Berkelanjutan

Gus Ipul menerangkan buku Perubahan Berkelanjutan di hadapan puluhan jurnalis. Photo : Istimewa

Surabayastyle – Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di akhir masa jabatannya meluncurkan buku Perubahan Berkelanjutan sebagai wacana agar masyarakat Jatim tetap mengedepankan semangat gotong royong memakmurkan Jawa Timur. Senin (15/01/2018).

Dalam buku setebal  165 halaman ini menceritakan perjalanan Gus Ipul selama menjabat Wakil Gubernur Jatim selama 2 Periode mendampingi Gubernur Soekarwo dari tahun 2008 – 2018 membangun provinsi Timur pulau Jawa. Sejumlah keberhasilan Wakil Gubernur yang akan mencalonkan diri menjadi Gubernur Jatim ini dicatat dan dicetak dengan baik oleh Airlangga University Press.

Gus Ipul dengan senyum sumringah menanda tangani buku Perubahan Berkelanjutan untuk dibagikan kepada jurnalis dan masyarakat. Photo : Istimewa

Meski 10 Tahun menjabat sebagai orang nomer Dua di Jawa Timur dan menorehkan beragam keberhasilan melalui program dan kebijakannya, tentunya masih mempunyai kekurangan dalam membangun Jatim dan menjadi pekerjaan rumah tangga. Sehingga beberapa ide Gus Ipul turut dituangkan dalam buku ini, seperti meretas jalan inovasi, pembangunan Ekologi, membenahi sektor pertanian, menata sektor maritim, mencetak SDM unggul, infrastruktur berkeadilan, kedaulatan pangan,pendidikan berahlak dan berbudaya hingga merawat komunitas penggerak, yang bertujuan  mendukung program pembangunan pemerintah pusat demi visi perubahan berkelanjutan dan memakmurkan Jatim agar warganya bahagia ditulis dengan bahasa sederhana dan mudah untuk dimengerti pembaca.




Gus Ipul meluncurkan buku Perubahan Berkelanjutan ini selain untuk melatih dirinya menulis dan menuangkan gagasannya yang belum sempat direalisasikan dalam membangun Jatim. Juga bertujuan  mengajak masyarakat gemar membaca buku agar mendapatkan ilmu pengetahuan tambahan.

“Budaya membaca ini juga perlu, karena dari situ banyak menimba pengetahuan ilmu. Dari membaca banyak ilmu pengetahuan, perlunya menulis ebagai catatan”, ujar Gus Ipul saat konferensi pers di rumah makan Sari Nusantara.

Satu hal berusaha ditekankan dalam buku ini adalah mengajak masyarakat millennial agar tidak melupakan semangat gotong royong membangun bangsa dan lingkungan  yang mulai tergerus akibat teknologi informasi sehingga membuat egoisme lebih diutamakan dibanding menjalin kerukunan dan meraih kemakmuran bersama. (NE)