Dua Milyar Dollar Untuk Kembangkan Industri Perikanan Indonesia

Sudjanan CEO Arcadia (Tengah) menunjukkan proposal pengembangan industri perikanan Indonesia kepada Kepala Bakorwil Jember didampingi perwakilan Stern Resources. Photo : Norman Edogawa

Surabayastyle – Potensi maritim Indonesia masih memiliki daya tarik luar biasa, sehingga banyak investor berminat investasi di Negara ini.  Termasuk penanam modal Amerika yang tergabung dalam delegasi Stern Resources (SR Group) berminat berinvestasi di industri perikanan untuk mengekspor kekayaan laut Nusantara ke luar negeri.

Salah satunya Sudjanan, selaku CEO Arcadia Chemical and Preservative yang bergerak di bidang pengawet ikan berbahan organik, berminat bekerjasama dengan pengepul ikan Indonesia untuk mengirim beragam jenis ikan laut sehat ke luar negeri, khususnya Amerika sebagai target pasar.

Ditemui di restoran salah satu hotel bintang Lima kawasan Jalan Basuki Rahmat Surabaya. Sudjanan terkesima dengan kekayaan laut Indonesia. Sehingga perusahaannya berencana menanamkan investasi sebesar 2 Milyar Dollar Amerika untuk membangun infrastruktur industri perikanan di Negara ini.

“Indonesia adalah produsen ikan laut terbesar di dunia. Sehingga kami berniat menanamkan investasi sebesar 2 milyard dollar Amerika”, jelas Sudjanan dalam bahasa Inggris, Senin (26/2/2018).

Dinnah Tanuhardja, selaku perwakilan Stern Resources menambahkan bahwa Arcadia dan SR Group siap membangun seluruh infrastruktur yang diperlukan sehingga dalam perjalanan pengembangan bisnisnya dapat membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar khususnya nelayan karena export ikan dengan berbahan pengawet organik sangat disukai masyarakat Amerika.

“Kita sudah usul ke Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia untuk mensupport nelayan memiliki kapal bermuatan besar agar bisa melaut ke lautan dalam supaya tangkapan lebih banyak, sehingga jumlah ekspor bisa meningkat”, ujar Dinnah.

Kepala Bakorwil Jember yang turut hadir dalam konferensi pers pengenalan Arcadia sebagai perusahaan pengawet organik ikan laut, turut senang akan hadirnya investor luar negeri dan akan memfasilitasi segala sesuatunya sesuai program pemerintah pusat.

“Yang jelas kita akan mencoba memfasilitasi apa yang dibutuhkan beliau (SR Group dan Arcadia) ini,  kemudian kita akan soundingkan ke perusahaan – perusahaan ikan termasuk mungkin beliau ingin mengembangkan ikan di nelayan langsung, kita fasilitasi juga”, kata Tjahjo Widodo.

Kemudahan berinvestasi untuk investor asing ini,  merespon arahan Presiden Joko Widodo untuk memanfaatkan momentum kenaikan peringkat investasi Indonesia di mata dunia. KJRI New York bekerja sama dengan SR Group, menyelenggarakan kegiatan kunjungan kerja 16 (enam belas) investor AS ke Indonesia pada tanggal 17-27 Februari 2018. Delegasi Investor dari Amerika di pimpin oleh Hartadinata Harianto, remaja berusia 23 tahun lulusan S2 Finance cumlaude, dari Claremont Mc Cenna  California. Sebagai tindak lanjut acara “How to Attract Investors from US Investors Perspective” di Jakarta 22 Februari lalu.

Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari persiapan kegiatan Promosi Terpadu Trade, Tourism, and Investment (TTI) yang bakal  digelar  KJRI untuk Amerika beserta instansi lainnya pada bulan Agustus 2018 mendatang di New York, Amerika Serikat. Didukung oleh BKPM, Bank Indonesia, BNI, dan BRI.

Kota yang menjadi tujuan kunjungan kerja investor AS antara lain Lombok, Yogyakarta, Solo, dan Jakarta. Daerah tersebut memiliki potensi investasi untuk dijajaki sesuai dengan line of business para investor, yang terdiri dari sektor infrastruktur, perumahan, perikanan, pariwisata, kesehatan, hingga finansial.

“Para investor akan melakukan kunjungan lapangan ke lokasi-lokasi proyek investasi serta melakukan pertemuan dengan Pemda dan instansi terkait lainnya untuk membahas potensi investasi di daerah tersebut,” terang Dinnah.

Diharapkan kunjungan kerja akan membuahkan hasil konkret berupa realisasi investasi yang juga akan membuka lapangan kerja di Indonesia demi kesejahteraan masyarakat Indonesia.

“Dan ini mendapat sambutan yang luar biasa dari Bapak Kepala Bakorwil Jember Bapak Tjahjo dan Bupati Situbondo. SR Group akan bekerja sama dan investasi di Situbondo di bidang property,” imbuh Dinnah.

Dalam waktu singkat SR Group juga berencana membuka 100 klinik kesehatan di kota besar Indonesia dengan nama Stern Medical Group.(NE)