Angkat Industri Kreatif Dengan Omah Jaman Now

Gus Ipul saat resmikan Omah Jaman Now.  Photo : Norman Edogawa 

Surabayastyle – Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf meresmikan Omah Jaman Now di Jalan Bali Surabaya. Sebagai tempat berkumpulnya komunitas anak muda untuk menuangkan ide maupun berekspresi dengan cara berkolaborasi. Jumat (02/02/2018).

Omah jaman now yang digagas wakil walikota Pasuruan. Raharto Teno Prasetyo bersama rekan dan koleganya dengan memanfaatkan rumah kosong ini, mendapatkan apresiasi positif dari Saifullah Yusuf (Gus Ipul).

Di tempat ini, semua komunitas bebas memanfaatkan fasilitas yang ada secara gratis. Diharapkan dari sini lahirlah gagasan maupun inovasi bermanfaat khususnya dalam pengembangan industri kreatif.

“Anak muda atau generasi milenial adalah tonggak ekonomi kreatif, kita tahu bahwa ekonomi kreatif menjadi salah satu andalan masa depan kita, sumber daya alam ada batasnya tetapi ekonomi kreatif adalah menjadi sesuatu yang kita bisa ciptakan”, ujar Gus Ipul.

Gus Ipul menikmati kopi dari food truck yang dipajang di Omah Jaman Now.  Photo : Norman Edogawa 

Gus ipul juga menambahkan mengenai betapa pentingnya berkolaborasi antar anak muda dalam menumbuhkan ekonomi kreatif, karena hal tersebut sesuai dengan asas Pancasila. “Kolaborasi adalah sesuatu yang amat sangat penting, hari ini kita lihat yang kerjasama yang menang seperti gojek dan sejenisnya begitu kuat karena bekerja sama karena saling memperkuat satu dengan yang lainnya itulah dulu yang pernah digagas Bung Karno”, tambah Pria yang mencalonkan diri jadi Gubernur Jatim mendatang.

Apa yang dikatakan Gus Ipul diamini oleh artis kawakan Edwin Bejo yang diundang menjadi pembawa acara, namun dengan hadirnya omah jaman now selain menjadi wadah berkumpulnya komunitas juga bisa menyatukan komunitas lainnya. Apalagi di tempat ini terdapat panggung kecil untuk berekspresi.

“Bagaimana ya kan ini jangan sampai kumpul-kumpul itu kemudian negatif, jaman dulu itu kita untuk ngumpul di rumah orang dulu satu-satu kumpulin, sekarang ini dengan adanya WhatsApp tinggal di grup ngumpul segala macem nah mereka harus pakai itu, apalagi dengan adanya omah jaman now ini”, pungkas Edwin Bejo. (NE)